Hormatilah semua orang

Ya.. Mari saling menghormati siapa saja. Di mana saja. Kapan saja.
Saat kecilpun kita sudah diajari lagu yang liriknya seperti ini, "Hormati gurumu.. Sayangi teman.."

Dalam kitab suci juga begitu banyak ayat-ayatnya yang memerintahkan kita untuk saling menghormati. Pun junjungan kita Nabi besar Muhammad selalu meneladani kita tuk saling menghormati dan mencintai makhlukNYA.

Yuk mari kita saling menghormati siapa saja..

Yang tua, yang muda.
Yang kaya, yang miskin.
Yang berpendidikan tinggi, yang tidak mampu sekolah.
Yang menjadi menjadi atasan, yang menjadi bawahan.
Yang menjadi imam, yang menjadi makmum.
Yang menjadi client, yang menjadi mitra
Yang menjadi tamu, yang menjadi tuan rumah.
Yang mengajar, yang diajar.
Yang muslim, yang non muslim.


Jadi kenapa kita saling ribut dalam hal siapa yang harus dihormati? Hormatilah orang lain, maka insya ALLAH kita akan dihormati..

Dan yang perlu diiingat juga adalah bagaimana cara menghormati dan apa yang harus kita lakukan jika ingin dihormati orang lain.

Dalam kasus yang belum lama ini terjadi maka mungkin ini yang bisa kita lakukan..

Menghormati pemerintah daerah yang membuat perda pembatasan jam buka tempat makan.. Terlebih hal itu dilakukan dlm rangka menghormati orang yg sedang menjalankan ibadah puasa. 

Menghormati satpol PP yang menjalankan tugasnya sesuai perda yang berlaku di daerahnya. Namun lakukan dgn cara yg baik agar tidak menyakiti.

Menghormati si ibu penjual makanan karena bagaimanapun ia adalah orangtua yang harus dihormati. Namun hendaklah ibu ini menghormati jg peraturan yang berlaku di daerahnya terlebih setelah kini ia mengetahui peraturan tersebut.

Menghormati orang yang berpendapat bahwa kita harus menghormati yang berpuasa.. Dan menghormati orang yang berpendapat bahwa kita juga harus menghormati yang tidak berpuasa.. Sejauh apa yang mereka sampaikan dapat dipertanggungjawabkan serta tidak menyakiti perasaan yang lainnya dan tidak menggiring orang2 pada pemikiran yang sesat.

Maka yuk, kita saling menghormati.
Maka akan tercipta kehidupan yang lebih indah.
Baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur.
Insya ALLAH.


Jakarta, 14 Juni 2016
Diketik dalam sebuah perjalanan menuju tempat berikhtiar di atas sebuah bis transjakarta.

-Indah Nur Aini-

Comments

Popular Posts