Yang berubah – me like it!
Ada beberapa hal yang berubah dalam kehidupan saya beberapa
waktu ini. Yang saya akan bahas ini bukan sesuatu yang “serius” misalnya
perubahan kepribadian ataupun karir yang memang berubah drastis. Namun diantaranya
hal yang saya sukai lebih dari sebelumnya dan juga bahkan yang sebelumnya tidak
pernah saya lirik sama sekali kini jadi satu hal yang saya nikmati dan geluti.
Hal pertama adalah, kopi. Dulu saya minum kopi hanya ketika
merasa ngantuk atau berniat lembur – saat mengerjakan tugas/skripsi ketika masa kuliah
atau saat menghadapi deadline di kantor. Itupun kopi sachetan standar saja, biasanya
variant kopi susu atau cappuccino. Frekuensinya pun tidak terlalu sering. Namun
sekarang kopi menjadi minuman favorit saya. Terlebih saat ini kedai yang
menjual kopi menjamur di negeri ini. Ketika berada di tempat makan pun saya
selalu tergoda untuk mencoba rasa kopi di tempat tersebut, padahal dulu
biasanya rasa penasaran saya berikan pada jenis minuman manis lain macam es
campur, es buah, milkshake, dan semacamnya.
Saat di rumahpun frekuensi minum kopi saya bertambah sering.
Bisa tiap hari, bahkan sehari dua kali. Dan saya lebih suka meracik sendiri
kopi yang hendak saya nikmati dibanding menyeduh kopi sachet yang kini terasa terlalu
manis bagi lidah saya. Racikan kopi ala saya biasanya berupa kopi bubuk, krimmer,
dan gula aren/brown sugar yang diseduh dengan air mendidih. Kalau tidak ada krimmer
dan gula aren biasanya saya ganti dengan (susu) kental manis ala Dolce Latte.
Tentunya dengan kadar manis sesuai selera saya, alias tidak terlalu manis.
Dan hal kedua yang kini jadi satu kesukaan saya adalah,
tanaman. Padahal dulu saya sama sekali tidak pernah melirik hal yang satu ini. Dan
padahal pak suami, ibu mertua, bahkan almarhum ibu saya sangat menyukai tanaman
dan kegiatan berkebun. Kini kira-kira sejak setahun yang lalu saya mulai
menyukai tanaman hingga akhirnya juga suka berkebun.
Kecintaan saya pada tanaman awalnya karena melihat foto
tanaman bersliweran di Instagram. Akhirnya rasa ingin memiliki mulai timbul dan
sayapun coba membeli tanaman dengan cara online, yaitu membeli di account
Instagram yang menjual tanaman. Selanjutnya terkadang saya membeli langsung di
penjual tanaman.
Semula saya hanya menikmati tanaman tersebut dan merawat
dengan cara yang paling standar, yaitu dengan menyiramnya. Namun akhirnya saya
mulai berani “main tanah”, dari mulai memindahkan tanaman ke pot lain sampai
akhirnya memecah tanaman hingga tanaman tersebut berkembang menjadi lebih banyak.
Sebagai pemula tentunya tidak semua yang saya lakukan pada tanaman-tanaman
tersebut berhasil. Kadang ada yang tumbuh dan berkembang dengan baik bahkan
rimbun, sebaliknya ada juga yang akhirnya layu dan mati. Sedih tentunya saat
tanaman kesayangan mati, namun semua proses tersebut saya nikmati dan saya coba
pelajari apa yang membuat tanaman tersebut layu/mati atau sebaliknya apa yang
menjadikannya tumbuh subur.
Itulah cerita saya mengenai hal yang kini saya sukai padahal
sebelumnya biasa saja atau bahkan tidak menjadi perhatian saya. Pointnya adalah,
terkadang ada hal-hal dalam hidup kita yang sadar atau tidak, sengaja ataupun
tak sengaja, atas keinginan sendiri ataupun pengaruh orang lain, yang membuat
sesuatu dalam hidup kita berubah. Bisa sesuatu yang akhirnya kita sukai, sebaliknya
bisa mengenai sesuatu yang kini membuat kita alergi dan ingin menghindari. Bisa
terjadi begitu saja, ataupun berubah karena kondisi yang dihadapi. Apapun itu,
semoga kita bisa senantiasa menikmati dan mensyukuri segala yang terjadi dalam
hidup ini. Dan perubahan yang terjadipun jangan sampai perubahan yang membawa
pada keburukan dan kemudharatan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Jadi sudah siapkah menerima kejutan perubahan dalam hidup
kita? J
Comments
Post a Comment