Saya baru saja berniat mengcopas & memposting di FB tulisan dari seorang inspirator. Tulisan yang amat sangat bagus. "Jangan mudah menghakimi" judulnya.
Namun ketika direnungkan ulang, sepertinya saya belum menjalani apa yang ada di tulisan itu sepenuhnya, atau mungkin kurang obyektif. Pada saat atau orang tertentu mungkin saya bisa melakukannya, tapi pada saat/orang yg lain saya alfa melakukannya..
Ya, ada saat2 dimana saya masih mudah menghakimi org lain, walaupun alhamdulillah saya masih diberi kemauan untuk mengkoreksi diri atau meminta maaf jika ternyata apa yang saya pikirkan tentang sesuatu/seseorang salah. Jadi sementara ini saya urungkan memposting tulisan tersebut, karena masih malu jika beda apa yang kita ungkapkan dengan yang kita amalkan..
Namun ketika direnungkan ulang, sepertinya saya belum menjalani apa yang ada di tulisan itu sepenuhnya, atau mungkin kurang obyektif. Pada saat atau orang tertentu mungkin saya bisa melakukannya, tapi pada saat/orang yg lain saya alfa melakukannya..
Ya, ada saat2 dimana saya masih mudah menghakimi org lain, walaupun alhamdulillah saya masih diberi kemauan untuk mengkoreksi diri atau meminta maaf jika ternyata apa yang saya pikirkan tentang sesuatu/seseorang salah. Jadi sementara ini saya urungkan memposting tulisan tersebut, karena masih malu jika beda apa yang kita ungkapkan dengan yang kita amalkan..
Comments
Post a Comment